Valentino Rossi Mengaku Bersalah Pernah Meninggalkan Yamaha

AtjehCyber.comValentino Rossi mengaku menyesal pernah meninggalkan Yamaha dan membalap untuk Ducati pada 2011 silam. Ia menyebut keputusannya itu sebagai sebuah kesalahan.

Kepindahan Rossi saat itu berawal dari kedatangan Jorge Lorenzo ke Yamaha, saat memulai debutnya di MotoGP pada 2008 silam. Kala itu, Rossi cemburu karena merasa Lorenzo lebih dianakemaskan.

Rossi dan Lorenzo akhirnya menjadi rival, meski berada di tim yang sama. Rossi pun semakin berang karena tak kunjung diberikan kejelasan status sebagai pembalap nomor satu di Yamaha.

Persaingan dengan Lorenzo dan merasa diabaikan Yamaha, memotivasi Rossi untuk bergabung dengan Ducati pada akhir musim 2010. Namun, pada 2013 ia kembali ke pangkuan Yamaha. Mengingat masa itu, pembalap berjuluk The Doctor itu mengaku salah pernah meninggalkan Yamaha karena alasan kekanak-kanakan itu.

“Mungkin saya melakukan kesalahan pada 2010 saat meninggalkan Yamaha, karena saya ingin menjadi pembalap nomor satu. Dan ketika Jorge tiba, dia diperlakukan sama dengan saya. Jadi, saya tidak suka diperlakukan seperti itu (dan kemudian pindah ke Ducati). Tapi, itu adalah sebuah kesalahan,” tuturnya kepada laman Crash, Rabu (29/10).

Ironisnya, dengan kemenangan Lorenzo pada musim 2010 dan 2012, Rossi mengaku kini merasakan manfaat dari kebijakanYamaha yang memperlakukan sama semua pembalapnya. Karena, ia pun diperlakukan sama meski merupakan pembalap baru di Yamaha.

“Sekarang itu sama, tapi (kebijakan perlakuan sama Yamaha) adalah keuntungan kecil bagi saya. Karena, Jorge tetap di Yamaha, menjadi juara dunia, tapi sejak kembali, saya mendapat perlakuan sama persis seperti dia. Yamaha sangat menyukai ketika kami bersaing, dan mereka mencoba mendukung kami berdua 100 persen,” papar pembalap Italia berumur 35 tahun.

Sementara, Lorenzo memuji cara Yamaha memperlakukannya sejak melakukan debut pada 2008. Menurutnya, ia diperlakukan 99,9 persen setara ketika dipasangkan dengan Rossi.

“Yamaha selalu memperlakukan saya dengan sangat baik, sejak saya bergabung pada 2008. Mereka mendukung saya, baik saat membalap maupun di luar sirkuit. Saya memiliki segalanya. Saya tidak berpikir mereka memperlakukan seorang pembalap berbeda dengan yang lainnya,” cetus Lorenzo. (pen)

You May Also Like

About the Author: KajiRo

Comments are closed.