by

Pernah Kanker Payudara, Mereka Kini Bisa Tersenyum Ceria

-Health-43 views

“Kanker itu tak kenal bulan Oktober, November, dan lainnya, jadi kami akan terus kampanyekan deteksi dini,” ujar Samantha.

Para survivors dan warriors kanker payudara, serta keluarga dan kerabat berkumpul dalam acara kampanye peduli kanker payudara di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (26/10/2014).
Para survivors dan warriors kanker payudara, serta keluarga dan kerabat berkumpul dalam acara kampanye peduli kanker payudara di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (26/10/2014).

Atjehcyber.com – Didiagnosis kanker payudara bukan akhir dari segalanya. Lihatlah para wanita yang menghadiri acara Love Beautifies Everything di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (26/10/2014). Para survivorsdan warriors kanker payudara ini tersenyum dengan wajah ceria.

Dengan pakaian bernuansa pink atau merah muda, para wanita ini naik ke atas panggung melakukan peragaan busana. Mereka tetap bisa tampil cantik, modis, baik dengan rambut pendek maupun panjang. Sebuah pin maupun pita berwarna pink disematkan di dada mereka sebagai wujud kepedulian terhadap kanker payudara.

“Lihat kami di sini pernah kanker, loh. Tapi lihat kami sekarang bisa begini, ceria,” ujar Ketua Yayasan Daya Dara Indonesia, Samantha Barbara di lokasi.

Senyum bahagia itu pun mereka tunjukkan saat bersama-sama menyanyikan theme song Lovepink berjudul “We Are Here Together”.

Acara yang digelar oleh Estee Lauder bersama komunitas peduli kanker payudara, Lovepink yang bernaung di bawah Yayasan Daya Dara Indonesia ini merupakan puncak dari rangkaian acara kampanye peduli kanker payudara selama bulan Oktober. Untuk diketahui, bulan Oktober diperingati sebagai bulan sadar kanker payudara sedunia.

Acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman masyarakat Jakarta terhadap kanker payudara. Mereka kembali mengingatkan pentingnya deteksi dini untuk penyembuhan dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI.

“Kanker itu tak kenal bulan Oktober, November, dan lainnya, jadi kami akan terus kampanyekan deteksi dini,” ujar Samantha.

Dukungan juga diberikan oleh artis Chelsea E Islan yang membacakan puisi diiringi oleh permainan biola Mia Ismi. Puisi yang ditulis oleh Chelsea Oktober 2013 lalu itu ia persembahkan untuk sang ibunda yang pernah menderita kanker payudara, yaitu Samantha. Kemudian dilanjutkan acara musik, tarian dan permainan harpa oleh Maya Hasan.

Shanti Persada, Founder serta Pembina Yayasan Daya Dara Indonesia mengatakan, acara tersebut didedikasikan terhadap mereka yang meninggal dunia karena kanker dan mendukung para wanita yang saat ini masih berjuang melawan kanker payudara.

Disamping dukungan keluarga dan teman, mereka memang sangat memerlukan ‘suntikan’ semangat dari yang telah berhasil melawan kanker payudara.

  • Editor: Kajiro
  • Sumber: Kompas.com

News Feed