by

Nikah Massal di Monas, Enam Pasangan Diarak Panser

Enam Pasang yang Menikah Massal di Monas di Giring Dengan Panser Milik TNI AD. (c) Metrotvnews
Enam Pasang yang Menikah Massal di Monas di Giring Dengan Panser Milik TNI AD. (c) Metrotvnews

Atjehcyber.com – Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak hanya memberikan bantuan ke lima provinsi. Rangkaian acara juga diisi dengan perhelatan nikah massal.

Dalam acara yang digelar di silang Monas, Sabtu (13/12/2014) terdapat enam pasang peserta yang dinikahkan. Tak cuma nikah massal, keenam pasang pengantin juga mendapatkan akta nikah dari Pemprov DKI Jakarta.

Senyum sumringah pun terpancar dari keenam pasangan. Salah satunya pasangan Eka dan Indri.

Eka mengaku senang dengan adanya kegiatan nikah massal ini. Pasalnya selama lima tahun menjalani bahtera rumah tangga bersama Indri, keduanya belum memiliki akta nikah.

“Kita dulu nikah resmi kok, tapi karena kendala biaya jadi belum punya akta nikah dan tidak tercatat di catatan sipil,” imbuh pria 29 tahun itu, di Silang Monas Jakarta, Sabtu (13/12/2014).

Menurut pasangan keturunan Tionghua tersebut, kesulitan memiliki akta nikah datang dari kurangnya biaya, serta berkas lain untuk mendapatkan buku nikah.

“Kita kesulitan berdua, karena biaya, dan kurangnya berkas-berkas, dan sekarang syukur sudah ada akta nikah,” katanya.

Kebahagiaan peserta nikah massal makin terasa. Sebab, tak cuma mendapatkan akta nikah, keenam pasang digiring menggunakan Panser milik TNI Angkatan Darat mengelilingi silang Monas.

Sementara itu, ketua penyelenggara nikah massal Samuel Lengkey mengatakan, enam pasangan yang diarak tersebut hanya simbolis.
Lantaran pihaknya bersama TNI AD dan Dinas Sosial akan menikahkan lebih banyak lagi pasangan tahun depan.

“Ini Simbolis aja, 5000 pasangan akan kita nikahkan. Januari Tahun depan,” ujar Samuel di tempat yang sama.

News Feed