by

Tips Membedakan Oli Asli Atau Palsu

-Lounge-102 views

Salah satunya, oli oplosan berbau lebih menyengat.

oli-palsi

Atjehcyber.com – Oli merupakan salah satu komponen vital pada sebuah kendaraan, baik motor, maupun mobil. Jika diibaratkan, oli seperti halnya darah yang mengalir pada tubuh manusia. Jika berkurang, tubuh akan lemas, jika habis, tentu akan mati.

Oli sebenarnya berfungsi sebagai pelumas untuk melindungi bagian dalam mesin agar tidak aus yang disebabkan oleh proses korosi (gesekan). Idealnya, sepeda motor wajib mengganti oli setelah menempuh jarak sekira 1.000 km, sedangkan mobil setiap 5.000 km.

Namun kini, para pengendara kerap dihantui perasaan cemas, apakah oli yang digunakan asli, ataukah palsu alias oplosan. Seiring meningkatnya angka penjualan motor, biasanya seiring pula celah beberapa pihak yang hendak melakukan aksi nakal.

Seperti disampaikan Welovehonda, ada beberapa tips dan trik yang patut disimak pengendara agar terhindar dari jeratan pedagang nakal yang menjual oli palsu alias oplosan. Apakah saja itu?

1. Jika melakukan pembelian oli di bengkel, sebaiknya Anda jangan segan untuk memeriksa terlebih dahulu oli tersebut. Salah satunya kondisi kemasan. Produk yang dijual haruslah dalam kondisi bersih, baru, tidak cacat, label dan segelnya pun harus dalam kondisi utuh. Jika tidak yakin dengan kondisi kemasan, sebaiknya jangan dibeli.

2. Oli palsu atau oplosan bisa dibedakan dari segi warna dan baunya. Setiap oli oplosan, memiliki warna yang berbeda dengan warna pada produk aslinya. Begitu juga dengan baunya, oli oplosan memiliki bau yang lebih menyengat seperti bau minyak goreng. Hal ini tentu tidak seperti produk asli yang memiliki bau khas (sesuai merk).

3. Selain warna dan baunya, oli palsu atau oplosan juga bisa dibedakan dari tingkat kekentalannya. Karena digodok ulang, oli palsu atau oplosan biasanya lebih kental ketimbang oli yang asli.

4. Jangan mudah tergiur dengan harga yang lebih murah. Harga di bawah pasaran justru menjadi pertanda buruk perihal kualitas yang ditawarkan.

5. Agar lebih aman, sebaiknya belilah oli di bengkel resmi. Biasanya, oli di sana memiliki komposisi pas dan cocok dengan kualitas dan keasliannya.

  • Sumber: Viva.co.id

News Feed