by

Anggota Dianiaya POM, Ini Kata Panglima KPA Wilayah Meulaboh

-Nanggroe-208 views

Atjehcyber.comKomite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Meulaboh menyesalkan sikap oknum Polisi Militer (POM) yang memukul lima anggotanya pada Jumat sore, 12 Desember 2014. Baca: (Lima Anggota KPA Aceh Barat Dihajar Petugas Keamanan Pelabuhan)

Menurut Panglima wilayah Aceh Barat, Tengku Jauhari, tindakan oknum POM itu sangatlah fatal dan di luar batas pri kemanusiaan. “Kami sangat menyesalkan sikap anarkis itu terjadi hingga menimbulkan korban di pihak kami,” ujarnya kepada ATJEHPOST.co via telepon seluler, Sabtu, 13 Desember 2014.

Jauhari mengaku ratusan anggota KPA wilayah Aceh Barat sudah berkumpul ke kantor Polisi Militer kota Meulaboh saat ini. Pasalnya, katanya lagi, anggota KPA/PA setempat menuntut agar oknum POM tersebut meminta maaf. “Sebenarnya yang berhak bertugas di pelabuhan itukan anggota marinir atau petugas syahbandar. Lagipula selama ini anak buah saya di lapangan masih menjalin komunikasi baik dengan petugas syahbandar dan anggota marinir. Namun saya sudah instruksikan kepada seluruh anggota KPA/PA Meulaboh untuk menahan diri dulu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Teuku Muharramsyah alias Teuku Adek selaku Ketua Satgas KPA/PA Meulaboh. Teuku Adek mengatakan anggota PA/KPA masih menuntut agar oknum POM tersebut meminta maaf kepada lembaganya. “Tadi pagi, pelaku sudah menghubungi saya dan meminta maaf, tapi minta maafnya jangan hanya sebatas di mulut saja sebab dia harus membuat surat tertulis. Jika memang itu ngotot tidak meminta maaf, maka kami akan melayangkan gugatan dan akan menyampaikannya ke KPA pusat,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak lima anggota KPA Aceh Barat, dipukul oleh oknum petugas keamanan di Kompleks Pelabuhan Jetty Meulaboh, Jumat sore, 12 Desember 2014 sekitar pukul 15.30 WIB.  Akibatnya, lima orang anggota KPA itu mengalami luka memar.[]

News Feed