by

Anggota DPR Aceh Minta Korban Konflik Tak Lupakan Peristiwa Arakundo

-Nanggroe-30 views
Iskandar saat berorasi di hadapan korban konflik. (c) Atjehpost.co
Iskandar saat berorasi di hadapan korban konflik. (c) Atjehpost.co

Atjehcyber.com – Anggota DPR Aceh dari Partai Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta korban konflik dan mahasiswa Aceh untuk tidak melupakan sejumlah tragedi berdarah di Aceh.

Hal ini diungkapkannya saat tampil dalam orasi pada mimbar bebas rakyat bertema menakar kembali konflik Aceh di halaman tengah Gedung AAC Dayan Daod di  Banda Aceh, Jumat siang, 28 November 2014. Dalam orasinya, Iskandar memastikan ia akan mendukung Qanun KKR terus berjalan dengan sesegara mungkin adanya pembentukan pansel komisioner KKR nantinya.

Seperti yang diberitakan Atjehpost.co, “Korban konflik yang akibat disiksa, ditembak, dan dianiaya adalah saudara kita. Tanpa mereka kita tidak mungkin bisa menghirup udara segar seperti saat ini,” ujar Iskandar. “Jangan sesekali kita melupakan sejarah bagaimana perihnya saudara kita korban Arakundo, Bumi Flora, Simpang KKA, dan sejumlah korban kekerasan lainnya oleh rezim orde sebelumnya sehingga mengantarkan kita ke masa damai setelah MoU,” ujar mantan aktivis mahasiswa ini.

Katanya, konflik harus selalu dikenang agar masyarakat Aceh sadar pentingnya perdamaian Aceh. “Mereka bagian dari sejarah yang nasibnya harus kita perjuangan. Saya selaku pribadi siap berada di garda terdepan,” ujar Al-Farlaky.

Pada kesempatan tersebut, Iskandar Farlaky mengajak semua pihak untuk terus mendorong dan mengawal proses KKR, tersebut termasuk NGO HAM, Kontras, dan lembaga mahasiswa lainnya secara bersama- sama sehingga apa yang kita cita citakan terwujud hendaknya.”Sama- sama kita bangun Aceh ini,” kata mantan Sekjend BEMA IAIN Ar-Raniry menutup orasinya.

  • Sumber: Atjehpost.co

News Feed