by

Demo di Kantor Gubernur Aceh Rusuh, Terdengar Suara Tembakan

-Nanggroe-735 views

ATJEHCYBER.com – Aksi demontrasi yang digelar seribuan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Aceh, di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/4/2019), berakhir dengan kericuhan.

Dalam aksi tersebut, mahasiwa menyuarakan protes terhadap pemberian izin tambang PT Emas Mineral Murni (EMM) di wilayah Nagan Raya dan Aceh Tengah.

Informasi dihimpun Serambinews.com, kericuhan terjadi tepat ketika azan Ashar berkumandang.

Awalnya, mahasiswa dan polisi terlibat aksi saling dorong karena mahasiswa terus mendesak ingin berjumpa dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Situasi yang memanas itu berubah menjadi kericuhan.

Dari sebuah video yang beredar, terlihat banyak plastik kemasan minuman berserakan di lantai halaman depat Kantor Gubernur Aceh.

Terdengar beberapa kali suara mirip tembakan dan mahasiswa yang berlarian.

“Saat ini sedang terjadi kerusuhan di depan kantor Gubernur Aceh. Dan polisi melakukan pembubaran paksa dengan melepaskan tembakan gas air mata. Bagi yg mengendarai sepeda motor harap untuk tidak melewati kantor gubernur. Karena gas air mata bertebaran di jalan utama jl. T. Nyak Arief,” demikian salah satu bunyi pesan yang beredar melalui Whatsaap beberapa saat setelah kejadian.

Informasi diperoleh Serambinews, selain menyemprotkan air dengan water canon, polisi juga sempat 5 kali gas air mata untuk membubarkan massa.

Saat Serambinews tiba di lokasi pukul 16.15 WIB, kerusuhan telah mereda.

Di lokasi terlihat botol minuman berserakan di halaman depan Kantor Gubernur.

Sejumlah pot bunga ukuran besar di halaman Kantor Gubernur Aceh juga rusak.

Kaca pos Satpam yang berada di gerbang masuk Kantor Gubernur Aceh pecah-pecah.

Dua blok pagar depan kantor itu juga rusak karena aksi massa.

Saat ini, para mahasiswa masih berkumpul di kawasan tugu Taman Ratu Safiatuddin dan Masjid Al-Makmur Lampriek, sekitar 300 meter dari Kantor Gubernur Aceh.

Kepala Polresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH terlihat ikut memberikan pengarahan kepada anggota polisi yang mengamankan Kompleks Kantor Gubernur Aceh.

Sebelumnya, dalam aksi tersebut, selain berorasi massa juga ‘menyegel’ Kantor Dinas Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah tersebut.

Aksi segel ini dilakukan dengan digantungkan selembar spanduk bertuliskan “KANTOR INI TELAH DISEGEL” tepat pada tulisan Kantor Gubernur Aceh di pagar depan kantor orang nomor satu di Aceh itu.

Beberapa mahasiswa berdiri di atas beton pagar itu dan beberapa kali meneriakkan “Kantor Gubernur kami segel” sambil mengepal tangan ke atas.(Serambi)

Comment

News Feed