by

GEMPAR Desak Pemerintah Ungkap Kasus Arakundo

-Nanggroe-350 views

250px-Idi_Cut_incidentAtjehcyber.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Aceh Timur (GEMPAR) melakukan aksi unjuk rasa di Bundarana Simpang Lima Banda Aceh, Rabu (10/12).

Dalam aksi tersebut mahasiswa menuntut pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla untuk mengungkapkan berbagai kasus pelanggaran Ham di Aceh khususnya yang terjadi di Aceh Timur, seperti kasus tragedi Arakundo, dan Bumi Flora.

Hal itu disampaikan penangung jawab aksi, Firdaus pada saat menyampaikan aspirasinya di bundaran Simpang Lima Banda Aceh.

Tragedi Arakundo dan Bumi Flora merupakan bentuk pelanggaran HAM yang di lakukan negara terhadap rakyat, dan belum terselesaikan hingga kini, seharusnya negara melindungi rakyatnya dari segala bentuk kekerasan, oleh karena itu pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla harus mampu mengungkapkan persoalan ini,” ungkap Firdaus.

Aksiksi juga dilakukan dalam bentuk Teaterikal yang mengambarkan korban kekerasan pemerintah terhadap rakyat.

Gempar berharap banyak kepada pemerintah Aceh dan DPR-RI dapil Aceh, untuk berjuang bersama korban dalam mendesak pemerintah pusat menuntaskan kasus Arakundo dan Bumi Flora.

” Karena itu merupakan poin penting yang harus dicamkan pemerintah dalam mendorong lahirnya keadilan terhadap korban, “tutup Firdaus.

News Feed