by

Gerebek Judi, WH Temukan 30 Amplop Ganja

-Nanggroe-408 views

Atjehcyber.com – Tim Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Langsa yang terdiri dari personel Wilayatul Hisbah (WH) dan polisi serta Satpol PP, Sabtu dan Minggu (22-23/11) dini menggerebek lapak judi di Komplek Relokasi Perumahan Pusong, Gampong Lhok Bani, Kecamatan Langsa Barat. Selain menciduk lima penjudi, tim antimaksiat itu juga mengaku menyita 30 amplop ganja di lapak judi itu.

Sedangkan penggerebekan selanjutnya di Gampong Buket Rata, Kecamatan Langsa Timur, tim yang sama juga menciduk empat penjudi dan ikut diamankan Barang Bukti (BB) uang taruhan Rp 594.000. Dan kini para penjudi itu telah diamankan di Polres Langsa.

Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, didampingi Danton WH, Tgk Irmansyah kepada Serambi kemarin menjelaskan, penggerebekan itu dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat. Disebutkan, malam itu tim berjumlah 12 personel terdiri dari anggota WH dan anggota Polres Langsa, Sabtu (22/11) malam menggerebek lapak judi di Komplek Relokasi Perumahan Pusong Lhok Bani. Dalam penggerebekan itu selain lima pelaku judi diamankan, dan ikut disita 30 amplop ganja siap edar. Tersangka bersama barang bukti (BB) selanjutnya diamankan ke Mapolres Langsa.

Kemudian dalam penggerebekan kedua, Minggu (23/11) Gampong Buket Rata, tambah Ibrahim Latif, tim antimaksiat kembali berhasil menangkap empat penjudi. Bersama mereka ikut disita uang taruhan Rp 441.000, dan tiga set kartu joker.

Menurut Kepala DSI, pelaku-pelaku maisir tersebut akan diproses sesuai dengan qanun jinayah, dan dalam waktu dekat ini diharapkan dapat segera lakukan eksekusi cambuk. Hal ini dilakukan supaya menjadi efek jera bagi pelaku, dan menjadi itibar kepada masyarakat. Terkait kepemilikan ganja, menurut Ibrahim Latif, itu adalah kewenangan pihak kepolisian untuk mengusut dan menyelesaikannya melalui jalur hukum.

Kapolres Langsa, AKBP H Hariadi SH SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Sutrisno, kepada Serambi Minggu (23/11) mengatakan, semua pelaku judi saat ini sudah diamankan di Polres untuk proses hukum.

Sementara terhadap ditemukan ganja, menurut Kasat Reskkrim barang bukti dan tersangka sudah diserahkan ke Sat Narkoba, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, kasus mesum sepasang remaja yang ditangkap polisi di dalam rumah kos di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Sabtu (22/11) malam, kini limpahkan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) ke Polres Langsa.

Kepala DSI Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM kepada Serambi Minggu (23/ 11) mengatakan, kasus tersebut serius dan mereka mengaku telah melakukan hubungan intim berulang kali, maka tidak dapat lagi dilakukan pembinaan. Apalagi kedua belah pihak keluarga saling menyalahkan, sehingga kasus itu dilimpahkan ke penyidik Polres Langsa untuk proses hukum.

Disebutkan, laki-laki adalah Sul (19) warga Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, dan pasangan perempuannya, Nur (21) warga Rantau Panyang Peureulak, Aceh Timur. “Kami tidak akan pilih kasih dalam menegakkan hukum, siapapun yang melanggar syariat Islam tetap diproses,” tegas Ibrahim Latif.

  • Sumber: Serambi Indonesia

News Feed