by

Mayat Terapung di TPI Lampulo

-Nanggroe-31 views

Atjehcyber.com – Warga dan nelayan yang berada di lokasi Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Lama, Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, dikejutkan oleh penemuan mayat pria tanpa identitas, mengapung di aliran Krueng Aceh yang berdekatan dengan lokasi bongkar muat kapal ikan Lampulo, Jumat (5/12) siang.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SSTMK SH didampingi Kapolsek Kuta Alam AKP Ibrahim Prades kepada Serambi, mayat pria tanpa identitas itu ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB. Menurut Ibrahim Prades, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh jasad pria yang diperkirakan berusia antara 35 sampai 40 tahun.

“Begitu jenazah diangkat ke darat, anggota di lapangan tidak menemukan identitas apapun, selain celana dalam berwarna kuning merek crocodile ukuran XL yang masih melekat di badannya,” kata Ibrahim.

Mengutip keterangan Yusuf (68), seorang nelayan asal Trieng Gadeng, Pidie Jaya, yang berada di lokasi kejadian, kata Ibrahim Prades, penemuan mayat itu awalnya diketahui oleh saksi mata itu yang mengira mayat pria tersebut sebuah bantal yang hanyut di sungai.

Lalu, karena mulai timbul keraguan setelah melihat bentuknya yang lama kelamaaan menyerupai tubuh manusia, akhirnya Yusuf memberitahukan hal itu kepada nelayan dan warga setempat untuk memastikan apa yang ia lihat. “Begitulah awalnya, sehingga penemuan jasad pria itu akhirnya kamiketahui,” ungkap Kapolsek Kuta Alam itu.

Lalu, kata Kapolsek Kuta Alam itu, bersama-sama tim Unit Identifikasi Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, pihaknya menuju ke lokasi dan langsung memasang police line agar tidak dilintasi oleh warga. Hasil identifikasi awal yang dilakukan personel tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan dan sebagainya, selain luka berdarah di bagian mulut korban.

“Luka itupun menurut keterangan dokter, kemungkinan diakibatkan oleh terjadinya benturan saat mayat itu hanyut. Oleh karena itu kami belum dapat memastikan penyebab kematiannya. Jenazah sudah disemayamkan di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin,” pungkas Ibrahim.

News Feed