by

Pemko Banda Aceh Musnahkan 1.531 Botol Miras

-Nanggroe-40 views
Petugas Satpol PP dan WH Banda Aceh memusnahkan sejumlah botol minuma keras, seusai apel gabungan Pemko Banda Aceh, di Kompleks Wali Kota Banda Aceh, Senin (1/12). Pemko Banda Aceh memusnahkan 1.531 botol minuman keras, yang berhasil disita dari berbagai tempat, sejak januari hingga november 2014. (c) Serambi
Petugas Satpol PP dan WH Banda Aceh memusnahkan sejumlah botol minuma keras, seusai apel gabungan Pemko Banda Aceh, di Kompleks Wali Kota Banda Aceh, Senin (1/12). Pemko Banda Aceh memusnahkan 1.531 botol minuman keras, yang berhasil disita dari berbagai tempat, sejak januari hingga november 2014. (c) Serambi

Atjehcyber.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh memusnahkan minuman keras (miras) sebanyak 1.531 botol bermacam merek. Pemusnahan miras tersebut dilaksanakan seusai apel gabungan terakhir Pemko Banda Aceh Tahun 2014, di Halaman Parkir Balai Kota Banda Aceh, Senin (1/12) kemarin.

Pemusnahan ribuan botol minuman beralkohol itu disaksikan oleh pegawai dan unsur SKPD di lingkungan Pemko Banda Aceh. Wali Kota Illiza Sa’aduddin selaku pembina pada apel gabungan itu, juga memusnahkan sejumlah botol minuman keras itu secara simbolis. Ribuan botol lainnya kemudian digilas dengan alat berat, Thandom Roller.

Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti kepada wartawan mengatakan, ribuan miras yang dimusnahkan itu merupakan hasil sitaan dalam operasi pemberantasan miras di kawasan Banda Aceh.

“Minuman keras ini kita sita dalam operasi yang kami laksanakan bersama aparat keamanan sejak beberapa bulan terakhir. Kita menyita dari berbagai tempat di Banda Aceh dalam operasi tersebut,” kata Rita.

Dijelaskannya, selain menyita sejumlah botol miras yang masih berisi itu, salah satu pemilik barang haram itu kini juga sedang diproses oleh pihak Polresta Banda Aceh. Ada beberapa pemilik yang sudah diproses, namun tidak bisa dijerat dengan qanun, karena pemiliknya merupakan non msulim yang berdomisili di Banda Aceh.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, seusai pemusnahan miras tersebut kepada sejumlah wartawan menyebutkan, Pemko Banda Aceh telah mengeluarkan edaran atau imbauan larangan untuk merayakan pergantian tahun atau pesta tahun baru nanti.

“Kita tidak memperbolehkan perayaan tahun baru dalam bentuk apapun, walau itu dengan zikir. Intinya tidak boleh ada acara apapun di malam tahun baru, ini juga sudah kita lakukan di tahun sebelumnya, perayaan tahun baru itu bukan budaya kita,” tegas Illiza.

Kepala Seksi (Kasie) Penegakan Peraturan Undang-undang dan Syariat Islam pada Kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh, Evendi SAg menyebutkan, ribuan botol miras yang dimusnahkan kemarin, disita dari sejumlah lokasi di Banda Aceh, termasuk dari hotel-hotel berbintang.

Diantaranya, sebut Evendi, dari Hotel Hermes Palace dan Hotel Grand Nanggroe. Selain itu juga dari kawasan tepi kali Pante Perak, kawasan Jalan Pocut Baren dan sejumlah tempat lainnya. “Ini merupakan sitaan sejak Januari sampai November 2014. Ke depan kita terus melakukan operasi untuk memusnahkan segala bentuk maksiat di Banda Aceh, salah satunya miras ini,” pungkas Evendi.

News Feed