by

Soal Bendera Aceh, Zakaria Saman: Bek Lagee Aneuk Miet

-Nanggroe-274 views

zakaria-saman-jk-tempo

Atjehcyber.com – Tokoh Gerakan Aceh Merdeka Zakaria Saman meminta semua pihak agar tidak terlalu kaku soal bendera Aceh. Yang paling penting, kata dia, Pemerintah Pusat segera merampungkan aturan turunan Undang-Undang Pemerintahan Aceh yang masih tertunggak seperti RPP Migas dan wewenang pengelolan pertanahan.

Menurut Zakaria, wewenang yang seharusnya telah menjadi hak Aceh itu selama ini tidak selesai karena Pemerintah Aceh ngotot soal bendera harus memakai bendera bulan bintang yang pernah dipakai oleh Gerakan Aceh Merdeka saat konflik bersenjata.

“Bendera yang kana nyan adak berangkakri han jibri le pusat. Jadi peukara bendera nyan bek lagee aneuk miet geutanyoe (bendera yang sudah ada itu walau bagaimana pun tidak akan disetujui oleh pusat. Jadi soal bendera itu kita jangan seperti anak-anak),” kata Zakaria Saman kepada Atjehpost.co, Kamis, 4 Desember 2014.

Dalam diskusi yang digelar Lembaga Aceh Centre hari ini Zakaria Saman mengusulkan agar menggunakan bendera alam peudeung yang pernah digunakan di era kerajaan Aceh. (Baca: Zakaria Saman Usulkan Alam Peudeung untuk Bendera Aceh).

Zakaria mengatakan, bendera itu masih sebatas usulan darinya.  “Peukara gubernur atau DPR Aceh setuju atawa hana, nyan urusan ureueng nyan. Lon usulkan, setuju atawa hana tapulang bak rakyat (Perkara gubernur atau DPR Aceh setuju atau tidak, itu urusan mereka.

Saya hanya usulkan, setuju atau tidak kembalikan kepada rakyat),” kata Zakaria Saman.  Zakaria lantas bercerita tentang pertemuannya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla belum lama ini. Katanya, kepada Jusuf Kalla ia mengatakan bahkan tidak keberatan jika kain hitam dijadikan bendera Aceh, yang penting kewenangan Aceh yang telah disepakati dalam MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh segera direalisasikan.

“Ketika saya bilang begitu, Pak Jusuf Kalla bilang, ah tidak betul itu, kain hitam itu tanda orang mati. Saya jawab sambil berkelakar di Aceh kan banyak yang meninggal saat perang dulu,” kata Zakaria Saman mengenang perbincangannya dengan Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla memang termasuk yang keberatan dengan penggunaan bendera bulan bintang sebagai bendera Aceh. Dalam sebuah pertemuan dengan Gubernur Zaini Abdullah dan Wali Nanggroe Malik Mahmud, Jusuf Kalla mengatakan harus ada perubahan bendera Aceh walau hanya lima persen saja.

Seperti diketahui Pemerintah Aceh dan DPR Aceh telah mensahkan bendera bulan bintang sebagai bendera Aceh pada April 2013. Namun, pemerintah pusat keberatan bendera yang pernah dipakai GAM itu digunakan sebagai bendera Aceh.Beberapa kali perundingan digelar berakhir tanpa kesepakatan.

News Feed