by

Warga dan Nelayan Minta Warnet Ditutup

-Nanggroe-474 views

Atjehcyber.com – Sejumlah nelayan dan warga pesisir Kecamatan Johan Pahlawan, meminta Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh memberi saran kepada Pemkab Aceh Barat untuk menutup operasional warung-warung internet di wilayah tersebut.

Harapan itu disampaikan sejumlah nelayan dan masyarakat dalam acara meudrah yang digelar MPD Aceh saat melakukan penjaringan informasi tentang hambatan pendidikan anak bagi anak-anak nelayan di daerah pesisir pada era teknologi.

Wakil Ketua MPD Aceh, Drs Azwar Thaib MSi dan Ketua Komisi Drs Bustamam Ali MPd kepada peserta meudrah pendidikan menjanjikan keinginan sekitar 50 peserta di Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (13/11) kemarin itu akan diusahakan.

Selain masalah internet, yang mengganggu keseriusan siswa dalam menekuni pelajaran, masyarakat juga menyampaikan tentang kesulitan ekonomi yang dialami mereka dalam menyekolahkan anak-anaknya.Menurut Azwar Thaib, masukan yang disampaikan dan dikeluhkan masyarakat di wilayah tersebut dihimpun dan ditampung MPD Aceh. “Hasil penjaringan informasi pendidikan dari masyarakat arus bawah itu akan direkomendasikan kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah untuk mendapat solusinya,” ujar Azwar Thaib

Bustamam Ali menjelaskan kegiatan meudrah sebelumnya juga dilakukan dengan masyarakat petani, nelayan dan tukang ojek di Gampong Paru (Pidie Jaya), Aceh Tengah, Aceh Jaya, Nagan Raya, Bireuen, Langsa, Bener Meriah, dengan warga Saree di Aceh Besar dan di Pidie.

Penjaringan infomasi pendidikan melalui meudrah direncanakan juga dilakukan dengan kalangan media cetak dan elektronik di Banda Aceh dan sekitarnya. “Dari pertemuan itu diharapkan akan banyak mendapatkan masukan untuk perbaikan pengelolaan pendidikan Aceh ke depakan,” kata Bustamam Ali yang juga mantan kepala UPT Tekkomdik Dinas Pendidikan Aceh.

  • Sumber: Serambi Indonesia

Comment

News Feed