by

Black Box Masa Depan Merekam Kegiatan di Kokpit dalam Bentuk Video

-Nasional-121 views

blackbox

Atjehcyber.com | Jakarta – Hingga saat ini black box dalam pesawat hanya merekam suara di kokpit dan rekaman data penerbangan (Cockpit Voice Recorder dan Flight Data Recorder). Namun ke depan black box akan merekam kegiatan di kokpit dalam bentuk video.

Situs howstuffworks.com menyatakan the National Transportation Safety Board (NTSB) di Amerika Serikat mencoba mengimplentasikan rekaman video di atas kokpit pesawat. Namun banyak pilot menolaknya dengan alasan sistem ini melanggar privasi mereka. Selain itu, mereka menilai data yang ada di black box selama ini sudah cukup untuk mengungkap kecelakaan pesawat.

NTSB berusaha meyakinkan rekaman video ini akan sangat membantu penyelidikan kecelakaan. Selain itu lembaga ini menilai tak ada yang namanya ‘kelebihan data’ dalam investigasi sebuah kecelakaan.

Teknologi untuk menempatkan rekaman video di kokpit pesawat sebenarnya telah siap. Airbus, misalnya, sudah menempatkan teknologi bernama Vision 1000 di seluruh helikopternya. Kamera dari Vision 1000 ini dipasang di belakang kepala pilot. Teknologi ini kemudian merekam aksi pilot, area kokpit dan juga daerah di bagian kaca depan dengan kecepatan empat frame per detik. Alat ini memiliki berat setengah pound atau kurang dari 1/2 kg dan hanya membutuhkan power dan koneksi GPS untuk aktivasi.

Selain video, teknologi lain juga diusulkan untuk meningkatkan cara kerja black box. Sejak 2002 telah ada legislator di AS yang mendorong penyusunan UU Save Aviation and Flight Enhancement. Dalam aturan ini nantinya tak hanya satu flight recorder yang ditempatkan di pesawat, namun ada dua. Salah satu alat ini dapat melontarkan diri dari pesawat ketika adanya kecelakaan. Alat yang terlontar dari pesawat ini nantinya akan mudah ditemukan, selain itu juga lebih aman dari kerusakan parah. Namun hingga kini aturan itu belum disetujui.

Selain itu juga ada usulan agar semua data itu langsung di-streaming ke pusat data di darat daripada direkam di dalam black box. Sistem ini sudah ada, misalnya saja AeroMechanical Services ‘FlyhtStream yang menggunakan sistem satelit untuk mengirimkan data-data penerbangan dari pesawat ke pusat kendali di darat.

Sistem ini akan menghilangkan upaya pencarian pada black box, yang mungkin saja hancur dalam sebuah kecelakaan. Namun hingga saat ini penerbangan masih bergantung pada peranti berwarna oranye itu untuk mengungkap misteri kecelakaan pesawat.

Sumber : Detik

News Feed