by

Pramugara AirAsia Baru Setahun Menikah

-Nasional-383 views
Sejumlah keluarga korban hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 mengikuti doa bersama yang dipimpin lima pemuka agama di Crisis Center Bandara T2 Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/12/2014). Doa bersama itu untuk memohon keselamatan dan segera ditemukannya pesawat tujuan Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak Minggu (28/12/2014) pagi tersebut. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Sejumlah keluarga korban hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 mengikuti doa bersama yang dipimpin lima pemuka agama di Crisis Center Bandara T2 Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/12/2014). Doa bersama itu untuk memohon keselamatan dan segera ditemukannya pesawat tujuan Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak Minggu (28/12/2014) pagi tersebut. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

Atjehcyber.com – Istri Pramugara AirAsia, Oscar Dezano masih syok sejak pesawat AirAsia QZ 8501 hilang kontak. Ketika Surya (grup Tribunnews.com) berkunjung ke rumahnya di Delta Sari Indah, ditemui oleh seorang perempuan dari balik pintu gerbang. “Maaf ya (Cheryl) masih nggak bisa ditemui,” tutur perempuan itu.

Informasi yang digali di sekitar rumah Cheryl, ia menikah dengan Oscar setahun lalu. Kini Cheryl tengah mengandung tujuh bulan. “Dia syok banget. Tadi ayah dan ibunya baru datang dan sekarang memdampingi Cheryl di rumahnya. Ibu mertuanya juga baru datang,” ujar seseorang di sekitar rumah Cherylak kandung Ida yang tak mau disebutkan namanya.

Kondisi Ida saat ini masih syok dan tidak mau keluar dari kamar. “Tadi ada temannya Pak Ir sesama pilot masuk dan Bu Ida teriak lalu syok lagi,” jelas seorang tamu yang menemui Ida.

Hingga kini pencarian di Belitung pun belum mendapatkan hasil sampai Senin (29/12/2014) malam. “Ternyata itu hanya gumpalan karang saja. Memang kalau dilihat, foto dari atas itu seperti minyak yang disinyalir avtur. Begitu di kroscek, ternyata bukan,” ujar Kepala Seksi Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Andriandi, saat ditemui di Posko Terpadu Kota Manggar, Belitung Timur, Senin.

Sebelumnya, beredar kabar mengenai penemuan bahan bakar yang diduga sebagai tumpahan avtur di sekitar perairan Tanjung Pandan, dan Belitung Timur. Setelah diperiksa di kedua lokasi, tim Basarnas hanya menemukan bongkahan karang yang terlihat seperti minyak. Andriandi memastikan, hingga saat ini belum ada satu pun bukti yang menunjukkan keberadaan pesawat tersebut.

Menurut Afriandi, pencarian pada hari kedua, Selasa (30/12/2014), akan dilakukan di perairan di bagian selatan Pulau Belitung.

News Feed