by

Profil Lengkap Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri RI

-People-236 views

Jenderal Polisi (Purn.) Prof.Drs.H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. (lahir di Palembang, Sumatra Selatan, 26 Oktober 1964; umur 54 tahun), adalah Menteri Dalam Negeri Indonesia yang menjabat sejak 23 Oktober 2019. Sebagai seorang perwira tinggi polisi, ia pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-23 .

Tito termasuk seorang polisi yang mendapat kenaikan pangkat cukup cepat. Saat masih menyandang pangkat AKBP, ia memimpin tim Densus 88 yang berhasil melumpuhkan teroris Dr. Azahari di Batu, Jawa Timur, pada tanggal 9 November 2005. Pangkatnya dinaikkan, dan ia menerima penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol. Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, seperti Idham Azis, Saiful Maltha, Petrus Reinhard Golose, Rycko Amelza Dahniel, dan lainnya.

Tito juga pernah memimpin sebuah tim khusus kepolisian yang berhasil membongkar jaringan teroris pimpinan Noordin M. Top. Atas prestasi ini, pangkatnya dinaikkan menjadi Brigadir Jenderal Polisi dan diangkat menjadi Kepala Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri. Kariernya terus menanjak, dan dirinya sempat menjabat sebagai Kapolda Papua dan Kapolda Metro Jaya. Pada tanggal 14 Maret 2016, ia diangkat menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menggantikan Komjen. Pol. Saud Usman Nasution yang memasuki masa pensiun.

Pada tanggal 15 Juni 2016, Presiden Joko Widodo mengirim surat kepada DPR, yang isinya menunjuk Tito sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Badrodin Haiti yang akan segera pensiun. DPR menyetujui usulan ini dalam sidang paripurna pada awal bulan Juli 2016. Tito resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 13 Juli 2016. Dengan jabatan ini, ia menjadi lulusan AKPOL angkatan 1987 tercepat yang menyandang pangkat bintang empat.

Pada tanggal 22 Oktober 2019 , beliau diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo melalui Surat Permohonan Pemberhentian kepada DPR-RI dan disetujui dalam Sidang Paripurna Ke-3 yang dipimpin oleh Ketua DPR-RI periode 2019-2024 Puan Maharani yang kemudian ditunjuk serta dilantik pada tanggal 23 Oktober 2019 menjadi Menteri Dalam Negeri ke-29 Kabinet Indonesia Maju pada masa pemerintahan presiden Joko Widodo periode 2019-2024.

Latar Belakang

Tito Karnavian mengenyam pendidikan SMA Negeri 2 Palembang kemudian melanjutkan pendidikan AKABRI pada tahun 1987 karena gratis dan tidak ingin membebankan biaya orang tuanya. Tahun 1993, Tito menyelesaikan pendidikan di Universitas Exeter di Inggris dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies, dan menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) di Jakarta tahun 1996 dan meraih Strata 1 dalam bidang Police Studies.

Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama ditempuh di Sekolah Xaverius, kemudian sekolah menengah atas ditempuh di SMA Negeri 2 Palembang. Tatkala duduk di kelas 3, Tito mulai mengikuti ujian perintis. Semua tes yang ia jalani lulus, mulai dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Kedokteran di Universitas Sriwijaya, Hubungan Internasional di Universitas Gadjah Mada, dan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Keempatnya lulus, tapi yang dipilih adalah AKABRI, terutama Akademi Kepolisian.

Riwayat Pendidikan

  • SD Xaverius 4 di Palembang (1976)
  • SMP Xaverius 2 di Palembang (1980)
  • SMA Negeri 2 Palembang (1983)
  • Akademi Kepolisian (1987); Penerima bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan Akpol terbaik.
  • Master of Arts (M.A.) in Police Studies, University of Exeter, UK (1993)
  • Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) (1996); Penerima bintang Wiyata Cendekia sebagai lulusan PTIK terbaik
  • Royal New Zealand Air Force Command & Staff College, Auckland, New Zealand (Sesko) (1998)
  • Bachelor of Arts (B.A.) in Strategic Studies, Massey University, New Zealand (1998)
  • Sespim Pol, Lembang (2000)
  • Lemhannas RI PPSA XVII (2011) penerima Bintang Seroja sebagai peserta Lemhanas terbaik.
  • Ph.D in Strategic Studies with interest on Terrorism and Islamist Radicalization at S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapore (magna cum laude) (2013)

Penugasan Luar Negeri

  • UK (Master’s Degree Program – University of Exeter, United Kingdom) (1992 – 1993)
  • Republic of Ireland (Comparative Study) (1992)
  • France (Comparative Study) (1993)
    (Official visit to Paris Police Nationale and Gendarmerie) (2005, 2007, 2009, 2012)
  • Spain (Comparative Study) (1993)
    (Official visit to Spanish Police – Madrid) (2005)
  • The Netherlands (Comparative Study) (1993, 2002)
  • Italy (Comparative Study) (1993)
  • Austria (Comparative Study) (1993)
  • USA (NYPD, LAPD, FBI ACADEMY Quantico- Official visit) (1997)
    Hawaii (Asian Crimes Conference) (2004)
    Hawaii (PASOC Conference on Terrorism) (2007)
    Washington DC (Conference and Lemhannas study trip) (2008, 2010, 2011)
  • Mexico (official visit) (2001)
  • New Zealand (Command & Staff College 7 months) (1998)
    (Guest Speaker in Anti Terrorism Conference) (2005)
  • Vietnam (ASEANAPOL Conference Hanoi) (1998)
  • Hongkong (official visit) (1998, 2002)
    (Investigation into an Intellectual Property Rights case) (2000)
  • Australia (Official visit with the Chief of Indonesia Nat Police) (1997)
    (Course at Army Staff College) (1998)
    (Management of Serious Crime Course Canberra) (2000)
    (Radicalisation course in Sydney) (2010)
    (Seminar on Terrorism, Canberra and Sydney) (2010)
    Seminar on Terrorism di Canberra and Sydney (2011, 2012)
  • South Korea (Interpol Conference – Seoul) (2002)
  • Saudi Arabia (Umrah, Haji) (2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2011)
  • Switzerland (official visit) (2004)
  • Singapore (Anti Terrorism Course, info sharing withSingaore Police, Force Conference) (2005)
    (Guest Speaker – Asian Conference on Global Security) (2007)
    Various Seminars, PhD program (2008-2012)
  • Germany (Berlin, Koln, Heidelberg – Official visit to BKA) (2005)
  • Malaysia (Maritime Security Conference and Course, SEARCCT) (2005, 2006)
    Sharing operation  (2008, 2009, 2010)
  • Brunei (official visit) (2005)
  • Turkey (Istanbul, official visit) (2005)
    (2nd Istanbul Conference on Terrorism and Global Security) (2007)
    GCTF Conference (2011)
  • Philippines (Investigation into terrorism case) (2005)
    (Trainer in a joint course for INP and PNP officers) (2009)
  • Japan (Tokyo, 1st Japan-ASEAN Dialogue on Counterterrorism) (2006)
    (Tokyo, Intersessional Meeting Japan-ASEAN Counter Terrorism Dialogue) (2007)
    Tokyo, Kobe, Kyoto – Official visit to NPA (2011)
  • Thailand (official visit) (2006)
    (official visit to Indonesian Embassy) (2007)
  • Jordan (1st Fusion Task Force –Anti Terrorism Interpol, Amman) (2006)
  • Egypt (Official visit to Kairo and Alexandria) (2007)
  • United Arab Emirates (Dubai – Official Visit) (2007)
  • Pakistan (Islamabad-1st Meeting of Indonesia-Pakistan Joint Working Group on Terrorism) (2007)
  • Russia, CT dialogue Indonesia and Russia in Moscow (2010)
  • Cambodia (Speakers on Terrorism and Political Conflicts in Phnom Penh) (2009)
    (Indonesian Delegation for ASEANAPOL) in Siem Rep (2010)
  • Poland – Head of Delegation for Anti Nuclear Smuggling – Interpol (2012)
  • Paris – Co-ordination for investigating bomb blast at Indonesian embassy (2012)
  • USA – Chief of Low Budgeting and Eficiency Program for Police National of Indonesia (2014)
  • Australia – Head of Part-Negotiation for Case of Poisoning among Cyanide and Arsenic (2016)
  • Irak – Member of Delegate Conference Bomb Murderer Self Destruction of Baghdad City (2016)

Tanda Pangkat

  • Letnan Dua (1987)
  • Letnan Satu (1990)
  • Kapten (1993)
  • Mayor (1997)
  • Ajun Komisaris Besar Polisi (2001)
  • Komisaris Besar Polisi (2005)
  • Brigadir Jenderal Polisi (2009)
  • Inspektur Jenderal Polisi (2011)
  • Komisaris Jenderal Polisi (2016)
  • Jenderal Polisi (2016)

Riwayat Jabatan

  • Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya (1987)
  • Kanit Jatanras Reserse Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya (1987–1991)
  • Wakapolsek Metro Senen Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya (1991–1992)
  • Wakapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya
  • Sespri Kapolda Metro Jaya (1996)
  • Kapolsek Metro Cempaka Putih Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya (1996–1997)
  • Sespri Kapolri (1997–1999)
  • Kasat Serse Ekonomi Reserse Polda Metro Jaya (1999–2000)
  • Kasat Serse Umum Reserse Polda Metro Jaya (2000–2002)
  • Kasat Serse Tipiter Reserse Polda Sulsel (2002)
  • Koorsespri Kapolda Metro Jaya (2002–2003)
  • Kasat Serse Keamanan Negara Reserse Polda Metro Jaya (2003–2005)
  • Kaden 88 Anti Teror Polda Metro Jaya (2004–2005)
  • Kapolres Serang Polda Banten (2005)
  • Kasubden Bantuan Densus 88/AT Bareskrim Polri (2005)
  • Kasubden Penindak Densus 88/AT Bareskrim Polri (2006)
  • Kasubden Intelijen Densus 88/AT Bareskrim Polri (2006–2009)
  • Kadensus 88/AT Bareskrim Polri (2009–2010)
  • Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) (2011–21 Sept 2012)
  • Kapolda Papua (21 Sept 2012–16 Juli 2014)
  • Asrena Polri (16 Juli 2014–12 Juni 2015)
  • Kapolda Metro Jaya (12 Juni 2015–16 Maret 2016)
  • Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) (16 Maret 2016–13 Juli 2016)
  • Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (13 Juli 2016–22 Oktober 2019)
  • Menteri Dalam Negeri Kabinet Indonesia Bersatu (23 Oktober 2019 – Sekarang)

Tanda Kehormatan/Penghargaan

Medali

Dari Pendidikan

  • Bintang Adhi Makayasa (lulusan terbaik Akpol) (1987)
  • Bintang Wiyata Cendekia (lulusan terbaik Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Jakarta) (1996)
  • Bintang Seroja Lulusan Terbaik Lemhanas PPSA 17 (2011)

Tanda Kehormatan

  • Bintang Bhayangkara Utama dari Presiden RI (2016)
  • Bintang Kartika Eka Paksi Utama (2018)
  • Bintang Jalasena Utama (2018)
  • Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama (2018)
  • Bintang Bhayangkara Pratama dari Kapolri
  • Bintang Bhayangkara Nararya
  • Darjah Paduka Keberanian Laila Terbilang Yang Amat Gemilang (DPKT/Brunei) (2017)
  • Pingat Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP/Malaysia) (2017)
  • Satyalencana Kesetiaan 32 Tahun
  • Satyalencana Kesetiaan 24 Tahun
  • Satyalencana Kesetiaan 16 Tahun
  • Satyalencana Kesetiaan 8 Tahun
  • Satyalencana Jana Utama
  • Satyalencana Ksatria Tamtama
  • Satyalencana Karya Bhakti
  • Satyalencana Dwidya Sistha
  • Satyalencana Santi Dharma
  • Satyalencana Bhakti Nusa
  • Satyalencana Dharma Nusa
  • Satyalencana Operasi Kepolisian
  • Satyalencana GOM VIII/Dharma Phala
  • Satya Lencana GOM IX/Raksaka Dharma
  • Satya Lencana Kebaktian Sosial
  • Satyalencana Wira Karya
  • Satyalencana Seroja

Brevet

  • Wing Penerbang TNI AU (2018)
  • Brevet Hiu Kencana (2018)
  • Brevet Selam Polri
  • Brevet Bhayangkara Bahari
  • Pin Gegana Brimob
  • Brevet Brimob

Kepangkatan

  • Kenaikan Pangkat Luar Biasa Komisaris ke Ajun Komisaris Besar (2001)
  • Kenaikan Pangkat Luar Biasa Ajun Komisaris Besar ke Komisaris Besar (2005)
  • Kenaikan Pangkat Luar Biasa Komisaris Besar ke Brigadir Jenderal (2009)
  • Kenaikan Pangkat Luar Biasa Brigadir Jenderal ke Inspektur Jenderal (2011) (Penyesuaian kepangkatan BNPT)

Penugasan

  • Penghargaan memimpin operasi anti teror di daerah konflik Poso Sulawesi Tengah (2007)

Kasus Menonjol yang Pernah Ditangani

  • Bom Kedubes Filipina (2000)
  • Bom malam Natal (2000)
  • Bom Bursa Efek Jakarta (2001)
  • Bom Plaza Atrium Senen (2001)
  • Bom Makassar (2002)
  • Bom JW Marriott (2003)
  • Bom Kedubes Australia (2004)
  • Bom Bali II (2005)
  • Mutilasi 3 siswi di Poso (2006)
  • Bom Pasar Tentena (2005)
  • Bom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott (2009)
  • Bom bunuh diri Polres Cirebon (2011)
  • Bom Sarinah Thamrin (2016)
  • Operasi Tinombala (2016–Sekarang)

Comment

News Feed